Tanya Dokter Seputar Kehamilan – Apa Perbedaan Hamil Anggur dan Hamil Di Luar Kandungan

Mendapatkan berita kalau Anda sedang hamil pasti sangat bahagi. Akan tetapi, ada kalanya kabar gembira ini tidak lama setelah Anda tahu kalau Anda ada kelainan seperti hamil anggur atau hamil di luar kandungan. Kedua kelainan ini memang sangat mirip gejalanya, akan tetapi sangat berbeda dalam segi medis. Kira-kira apa ya bedanya? Ayo kita ulas dalam sesi “Tanya Dokter Seputar Kehamilan“.

Apa Perbedaan Hamil Anggor dan Hamil Di Luar Kandungan

Menurut dr.N.B.Donny A.M.,SpOG, sebelum mendiagnosis apakah kandungan pasien ada kelainan, pasien aka diminta untuk melakukan pemeriksaan USG. Pemeriksaan ini bisa dilakukan ketika usia janin sudah mencapai 6-8 minggu. Pemeriksaan ini tidak lain untuk menyimpulkan apakah kandungan pasien:

  • Benar-benar sedang dalam proses kehamilan.
  • Mengetahui kondisi janin (misalnya detak jantung)
  • Mengetahui jumlah janin yang dikandung
  • Mengetahui kelainan pada janin
  • Menentukan usia kehamilan
  • Memeriksa kondisi kandungan (saluran telur, indung telur dan kondisi rahim lainnya)

Kondisi kelainan yang paling sering didapati dokter kandungan adalah hamil anggur dan hamil di luar kandungan. Banyak masyarakat yang menganggap dua hal ini merupakan hal yang sama. Padahal sangat berbeda meskipun keduanya juga menunjukkan gejala kehamilan normal. Selain itu, kondisi ini kerap tidak disadari pada awal masa kehamilan karena baru terdeteksi setelah memasuki usia tertentu.

Apa Itu Kehamilan Anggur?

Hamil anggur biasa juga disebut Mola Hidatidosa. Kondisi ini ditandai dengan pembentukan ari-ari yang tidak normal dengan bentuknya yang seperti anggur. Dalam kasus ini janin kerap tidak terbentuk meskipun sudah dibuahi oleh sperma. Gejala umum hamil anggur ini meliputi:

  • Anda mengalami pendarahan pada trimester awal dan darahnya mirip dengan implantasi.
  • Mual dan muntah yang begitu parah.
  • Perut mulai membesar seperti pada masa kehamilan sesungguhnya.
  • Vagina mengeluarkan cairan berupa gumpalan seperti anggur dan berwarna kecoklatan.
  • Panggul terasa nyeri.

Bila hal ini terjadi, sangat disarankan mengunjungi dokter kandungan segera. Nantinya Anda akan mendapatkan prosedur kuretase untuk menghilangkan jaringan ini.

Apa Itu Hamil Di Luar Kandungan?

Kelainan yang ini yaitu sel telur yang sudah dibuahi tidak berkembang di dalam rahim seperti semestinya. Alih-alih menempel di rahim, calon janin malah menempel dan tumbuh di area tuba fallopi, rongga perut, leher rahim, dan ovarium. Akibat pembuahan tidak terjadi dengan baik, seringkali pada kasus hamil di luar kandungan mengakibatkan kematian janin.

Umumnya kematian embrio ini akan terjadi pada beberapa minggu pertama kehamilan dan umumnya pendarahan akan terjadi. Bahkan, kondisi ini bisa sangat berbahaya.

Gejala paling umum pada kasus hamil di luar kandungan adalah nyeri di area leher, pundak dan panggul disertai dengan gejala mual dan muntah, kram perut, kepala berputar-putar, nyeri di bagian perut dan juga pendarahan di area vagina.

Yang pasti, kehamilan anggur ini mengakibatkan tuba fallopi robek karena pendarahan berat, jantung berdebar-debar dan kulit pucat.

Untuk menangani kasus hamil di luar kandungan, dokter akan melakukan prosedur operasi atau penggunaan obat sitostatika supaya jaringan ini bisa dikeluarkan.

Inilah alasan melakukan cek rutin ke dokter kandungan Anda saat sedang menjalani kehamilan penting. Dokter nanti akan membantu Anda bagaimana agar pertumbuhan janin bisa sehat dan sempurna, seperti memberikan nutrisi yang penting bagi ibu dan janin. Sehingga, si Kecil nanti lahir dan tumbuh jadi anak yang hebat dan ceria.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *